Membuat website full(back end dan front end) hingga hosting
5. Content Creator:
memproduksi konten yang berkualitas. Seperti merencanakan tema, menulis, mengedit, dan mempublikasikan konten mereka. Tugas utama content creator meliputi riset topik, pembuatan naskah, pengambilan gambar atau rekaman video, editing, dan interaksi dengan audiens melalui komentar di berbagai platform.
6. Computer Engineer:
Memperbaiki komputer atau laptop(service)
7. Toko komputer:
Jual beli komputer
8. Network Engineer:
a. Membangun infrastruktur jaringan
b. Setting jaringan
c. Konfigurasi router mikrotik
d. Perangkat Cisco
9. System administrator:
a. Hosting
b. VPS
10. NOC ( Network Operator Center):
Memantau jaringan secara real time,
Mengatasi segala jenis gangguan teknis dalam jaringan
11. Cyber Security:
Bertanggungjawab untuk mencari solusi dan memperbaiki segala hal hingga aman.
12. Cloud Engineer:
bertugas sebagai seseorang yang menilai infrastruktur teknologi dan mengeksplorasi beberapa opsi untuk pindah ke cloud.
13. DevOps Engineer:
Menerapkan otomatisasi untuk pengujian, penggabungan kode, dan penerapan aplikasi, memastikan proses pengembangan berjalan efisien dan konsisten.
Mengelola server fisik dan virtual, serta layanan cloud, untuk memastikan ketersediaan dan kinerja sistem, serta menangani skalabilitas.
teknopreneur adalah seseorang yang membuat sebuah peluang usaha dengan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang pesat saat ini. Dalam dunia entrepreneurship, teknologi dianggap sebagai sebuah “peluang” yang dapat diidentifikasi dan digunakan untuk membuat, mengelola, dan mengembangkan suatu usaha yang tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan.
B. Jenis jenis pekerjaan (profesi) yang terkait dengan TJKT baik usaha sendiri atau di plerusahaan :
*Network Enginer ( Tekniksi Jaringan )
Network Engineer adalah nama sebuah pekerjaan (profesi) yang mempunyai tugas untuk mengurusi jaringan komputer/telekomunikasi di sebuah organisasi.
organisasi tersebut menggunakan teknologi networking untuk berkomunikasi antar anggota via komputer, laptop, handphone, dll. Jika organisasi tersebut masih tradisional (misalkan transfer data menggunakan flashdisk yang dibawa kesana kemari, tidak ada wifi, tidak ada kabel jaringan) maka tidak perlu ada network engineer disana.
Apa yang dikerjakan oleh Network Engineer sehari-hari?
Dalam melakukan tugasnya Network Engineer tidak behubungan langsung dengan end-user, nah itu dia sobat ITXPRO menjadi network engineer itu bukan hal tentang mengurusi laptop yang hang, tinta printer yang habis, printer rusak, komputer bervirus, dll yang berhubungan dengan end-user.
Yang dikelola oleh Network Engineer adalah perangkat-perangkat networking seperti router, switch, hub, firewall, modem, access point, cable. Tugas rincinya itu seperti ini sobat ITXPRO:
melakukan monitoring. misal: apakah ada traffik yang aneh? kenapa di grafik ada peningkatan traffik yang tiba2 pada jam 11 malam?
melakukan troubleshooting. misal ada user yang komplain gak bisa mengakses wifi, maka network engineer akan mengecek kenapa user ini tidak dapat mengakses wifi? apakah ada problem di network, atau komputer dia yang error?
Seorang network engineer haruslah fasih dalam menggunakan protocol analyzer (misal K-15 atau wireshark) untuk analisis network
membuat planning & topologi jaringan supaya mudah dalam troubleshooting. misal alokasi IP address, VLAN, routing, dll
mengaplikasikan keamanan jaringan. misal membuat aturan firewall (memblok akses ke network tertentu, website tertentu, dll)
membuat bandwidth management, agar tidak terjadi rebutan bandwidth antar user.
*Computer System Enggineers
System engineer adalah salah satu profesi yang diburu oleh startup. Tidak hanya dibutuhkan, perusahaan juga rela mengeluarkan gaji besar untuk seorang yang memiliki profesi ini.
Apa Itu System Engineer?
System engineer memiliki peran penting di berbagai sektor bisnis, tugas utama yang perlu kamu lakukan setiap hari adalah memonitor performa sistem secara menyeluruh dan memastikan tidak ada permasalahan.
Dalam praktiknya, kamu tidak hanya memiliki kewajiban untuk memantau performa sistem. Kamu juga dituntut untuk mengidentifikasi masalah, membangun fondasi sistem, dan mulai dari konsep sampai tahapan realisasi. Untuk menjalankan tugasnya, kamu sering harus berkolaborasi dengan profesi lain, termasuk di antaranya manajer proyek dan tim engineer.
Tanggung jawab kamu sangat besar, mulai dari terlibat dalam penyusunan desain, pengembangan dan validasi, hingga risk assessment hingga pengujian sistem. Dengan bekal pengetahuan system engineering, kamu juga dapat mencari peruntungan bekerja pada sektor pengembangan software, robotika, teknologi nano, ataupun teknik sipil.
Tugas System Engineer
Tugas serta tanggung jawab dari seorang system engineer memang bisa berbeda-beda untuk setiap perusahaan. Hanya saja, secara umum pekerjaan penting yang wajib di antaranya adalah:
1. Desain dan integrasi sistem
System engineer punya tanggung jawab memimpin tim dalam proses desain dan integrasi sistem baru yang digunakan perusahaan—baik sistem komputer ataupun sistem mekanik.
2. Memantau dan mengatasi masalah dalam sistem
Memonitor performa sistem menjadi kewajiban selanjutnya dari profesi ini. Tidak hanya itu, kamu juga perlu mencari solusi untuk setiap permasalahan yang terjadi pada sistem.
3. Meng-ugprade sistem
Tidak hanya mendesain dan mengimplementasikan sistem baru, kamu juga perlu terlibat aktif dalam proses upgrade sistem. Proses pengujian juga perlu kamu perhatikan, untuk memastikan upgrade berjalan dengan baik.
4. Menyediakan technical support
Kamu memiliki tugas penting untuk membantu permasalahan teknis yang dialami oleh klien dan konsumen.
Kemampuan yang Wajib Dimiliki System Engineer
Dengan tugas dan tanggung jawab yang besar, perusahaan memiliki ekspektasi tinggi terhadap seorang system engineer. Oleh karena itu, perusahaan juga menetapkan kualifikasi tinggi ketika ingin merekrut tenaga ini. Beberapa kualifikasi wajib dari seorang system engineer salah satunya adalah:
1. Pengetahuan mendalam soal komputer
System engineer perlu memiliki kemampuan dalam mendalam dalam bahasa pemrograman, instalasi software, sistem operasi, serta komponen hardware.